Cerita Akhir Tahun

Kalau bagi orang lain akhir tahun itu diisi dengan kegiatan yang menyenangkan. Maka penghujung tahin 2012 kali ini adalah hal palong sial yang pernah kualami dalam emapt tahun terakhir.

Aku masih ingat akhir tahun 2009 lalu. Akhir tahun dihabiskan bersama komunitas film D’easy creative picture. Ada kak Kiki, Kak Ama, Bang Eka, dan Owi. Kami berlima menghabiskan malam dan menuju awal tahun 2010 di basecamp tercinta, Black and White Coffee.

Acaranya sangat sederhana. Menunggu pergantian tahun sambil menikmati makan malam dan juga secangkir kopi. Sederhana, namun menjado suatu kenangan dan kebahagian tersendiri bagi kami saat itu, bagiku terutama. Menjadi anak kecik berdua dengan Owi -yang dulu tinggal di rumahku- ditemani oleh mantan guru di SMA 4 -Bang Eka- juga kawan lama. Menghabiskan waktu dengan cerita dan resolusi awal tahun.

Semua kenangan akhir tahun 2009 sudah pernah kutuliskan disini. Juga resolusi untuk tahun 2010.

 

———

Penghujung tahun 2010. Ada kisah lain yang diberikan Tuhan padaku. Kali ini, tidak ada bang Eka bersama kami. Acara kumpul malam tahun baru tidak lagi diselenggarakan di basecamp. Bang Eka dipindah-tugaskan ke pulau Dewata. Selama kepindahan dia, kami hanya berhubungan lewat Skype.

Acara pergantian tahun pun tidak lagi semarak di tahun 2009. Meski kami menyempatkan diri ke basecamp, namun hanya sebentar. Kak Ama juga kak Kiki punya agenda lain di penghujung tahun 2010 lalu. Aku berdua Owi pergi ke pusat kota. Disanalah kami bermalam tahun baruan.

Di akhir tahun 2010 ini pula, sedikit banyak aku ditemani Arya. Meski tidak punya waktu banyak untuk melewatkan malam tahun baru berdua. Tapi setidaknta lebih menguntungkan daripada tidak sama sekali. Kondisi kami berdua cukup rumit. Dia sedang break dengan pacarnya, sementara aku masih mencintainya. Lagi-lagi ini hadiah Tuhan padaku.

——–

Menanti tahun baru 2011. Kali ini cuma bisa melewati waktu berdua dengan Owi. Eh tidak berdua. Kali ini kami berempat ditambah Madam dan Ocut. Destinasi yang dipilih di pusat kota. Basecamp tinggal kenangan.

Bang Eka ditugaskan mengajar di daerah terpencil di Aceh, Aceh Selatan. Sedangkan Kak kiki bertugas di Lhokseumawe. Kak Ama menikmati malam pergantian tahun bersama pacarnya. Arya tidak ada kabar.

Ditemani suara kembang api, kami menuju salah satu warung kopi di Banda Aceh. Kota ini kecil, hingga malam tahun baru saat semua masyarakat tumpah ruah di sini, kota ini seolah tengah diterpa banjir.

Resolusi tahun 2011 sederhana. Menyelesaikan kuliah dan bisa liburan dengan puas. Tentunta berharap mendapat pacar juga salah satu resolusi yang tidak terlupakan.

————

Tanggal 31 Desember 2011 seharusnya menjadi hari libur bagi semua orang. Tapi di hari terakhir tahun 2011, Aku harus tetap berada di kampus. Dua hal yang menjadi tanggung jawabku, menjadi panitia acara seminar bahasa inggris dan menyelesaikan rancangan pembelajaran dan silabus untuk tugas akhir.

Walhasil dari malam sebelumnya aku sudah pontang panting mengerjakan tugas. Waktu tidur wajib dikorbankan. Ditambah menjadi panitia acara, walhasil aku capek luar biasa.

Fitri, teman satu kampus mengajak jalan-jalan tahun baru. Kutolak dengan alasan aku capek. Begitu juga Udin dan Manda, mereka juga menolak ajakan Fitri untuk bermalam tahun baruan. Alasannya sama, capek.

Tapi, meskipun begitu. Akhir tahun 2011 juga kuhabiskan di Corner. Sama seperti tahun lalu, bersama Owi, Madam, dan Ocut. Lebih nyaman bersama mereka ketimbang aku menerima ajakan Fitri. Alasannya cuma satu, dia terlalu ribet untuk diajak kemana-mana dan juga rese.

———
2009, 2010, 2011, kulewati dengan bahagia. Tak punya kendala apapun. Tapi kali ini beda. Itulah mengapa aku mengatakan bahwa akhir tahun ini adalah yang paling sual yang kulalui dalam hidupku.

Penghujung tahun 2012, aku patah hati. Orang yang aku suka ternyata disukai oleh temanku. Cewek itu memang cantik, tapi entah mengapa perangainya tak kusuka sejak awal bertemu. Dengan terus terang dia mengatakan suka pada Agung, Cowo yang aku suka.

Bukan salah dia juga. Tapi aku tetap tidak rela jika perempuan itu menyukai Agung. Bukan apa-apa, dia juga bertingkah yang sama dengan orang lain. Tipikal cewe yang merasa dirinya dicintai oleh semua lelaki dan bisa mendapatkan laki-laki manapun yang dia suka. AKU TIDAK SUKA ITU.

Advertisements

8 thoughts on “Cerita Akhir Tahun

  1. Memori qe kuat juga ya nyak… hihi… ajib ajiiib. aku malah tahun baru kemarin ketiduran, esok paginya mau ngampus eeh malah baru sadar jurusan ditutup karena tanggal merah alias lagi tanggal baru bulan baru tahun baru. parah. -_-

Terima kasih untuk komentar kamu. ☺♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s