The Science of Life

Kapan terakhir kali kawan menulis surat atau kartu pos, menempelkan perangko di amplop, dan mengirimkannya lewat kantor pos? Atau kapan terakhir kawan berkunjung ke Kantor Pos? Ya, di era semua serba elektronik dan digital ini, saya yakin kebiasaan menulis surat atau kartu pos ini sudah sangat jarang dilakukan. Tapi, tunggu dulu.. Di saat banyak orang lebih memilih berkomunikasi via e-mail, sms, dan beberapa aplikasi messengers, siapa sangka para pecinta kartu pos masih tetap eksis di jaman modern ini.

Berawal dari ikutan trip dengan Jejak Kaki maret lalu (sila baca di sini), ada seorang peserta yang bernama Ellis yang membeli banyak kartu pos di Istana Maimun, Medan. Selidik punya selidik, ternyata Ellis memiliki hobi berkirim kartu pos dan bergabung di sebuah jejaring sosial bernama postcrossing, yang memiliki motto “send a postcard and receive a postcard back from a random person somewhere in the world!”. Ya, di postcrossing…

View original post 686 more words

Advertisements

Terima kasih untuk komentar kamu. ☺♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s