Bercakap Lewat Lagu

Kau tau kita sering bercakap lewat bait-bait lagu yang diciptakan oleh musisi ternama. Lewat lagu, semua keluh kesahku padaku kuungkapkan. Kamupun seperti itu.

Mengapa tak katakan kau tlah mendua.
Mengapa berdusta tuk raih cintaku.
Mestinya kau jujur padaku, tulus padaku.
Pastiku tak membalas.

Itu lirik yang terakhir kali kau kirimkan padaku. Lirik yang dulu pernah kuberikan padamu pada awal kita bertemu. Saat kau katakan kau mencintaiku. Tepat saat itu pula kau mengelabuiku oleh perasaan. Dan kini, lirik itu kau kembalikan padaku.

Dengarkan matahariku, suara tangisanku.
Kubersedih saat panah cinta menusuk jantungku

Saat aku sadar, aku tengah bersedih. Bersedih karna cintaku sendiri. Bersedih karna aku mungkin pernah mencintamu.

Lewat lagulah kita bercakap. Mengabari hati masing-masing dengan segala persoalan yang ada. Lewat lagu kita mencoba berkata jujur. Apa adanya. Mengeluarkan apa yang tidak bisa dikatakan lidah.

Sebuah paket tergeletak di rumahku pagi ini, setelah tiga tahun tanpa kabar. Dibungkus kotak kayu, terpaksa kuambil linggis untuk membukanya. Bukan barang mewah. Hanya sebuah alat perekam suara yang dilindungi oleh steroform supaya tidak terbentur.

Sendiri. Sendiri ku diam.
Diam dan merenung.
Merenungkan jalan yang kan membawaku pergi.
Pergi tuk menjauh, menjauh darimu.
Dirimu yang mulai berhenti.
Berhenti mencoba, mencoba bertahan .
Bertahan tuk terus bersamaku.

Advertisements

4 thoughts on “Bercakap Lewat Lagu

Terima kasih untuk komentar kamu. ☺♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s