Perpisahan Siswa kelas XII

Sabtu awal bulan Mei kemarin sekolah tempatku latihan mengajar SMAN 11 ngadain acara perpisahan di AAC Dayan Dawood. Seru sih acaranya, secara ada tarian saman dari sanggar Trieng Kuneng (Iya kalau ngak salah. hahaha). Dan yang nari itu rata-rata anak kelas XI IA 1, kelas si Aida mengajar yang aku juga sering resek ikutan masuk untuk ngeliat-liat suasana kelas aja.

1

samannya mati lampu.-_-

samannya mati lampu.-_-

Standar Acara perpisahan sih, acara formal. Kata sambutan dari kepala sekolah, pak Muhibbul Khibri, S.Pd yang mengingatkan pada siswa kelas XII untuk terus berdoa dan berlapang hati menunggu pengumuman kelulusan tanggal 25 Mei nanti. Wuaaah aku juga ngak sabar untuk liat pengumuman anak-anak ini, moga aja mereka lulus semua dari ujian 20 paket kali ini ya Allah. Amiiin.

Trus ada juga kata sambutan perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, tapi sumpah aku lupa nama bapak ini. Dia menjabat di salah satu bidang pengajaran kalau ngak salah. ya begitulah, harap maklum secara saat perpisahan kami fokusnya foto-foto bukan dengan ceramah pendidikan. hahahaha. Si bapak ini juga ngingatin untuk anak-anak yang lulus nantinya tidak ada yang coret-coret baju seragam. “Masih banyak yang membutuhkan baju seragam untuk sekolah,” kata si Bapak. Dan kalau mau konfoi katanya diperbolehkan asal tertib, aman dan damai. Mikir gimana cara konfoi tenang ala anak SMA. *secara gue udah duluan SMA jadi tau apa yang terjadi saat pengumuman kelulusan*

4

Setelah itu barula acara nonformal yang dikawal oleh Said, muridku di X-3 sama partnernya dari kelas XI. Ini lebih gila lagi. kalau MC biasanya ngomong, “Masih semangat ngak?!” atau “Mau lagi?” atau “Acara selanjutnya apa ya? ada penampilan apa aja nih untuk kakak kelas kita yang mau berpisah….bla…blaa…blaa…”

tapi anak-anak MC dua orang ini bilangnya malah, “Masih kuat ngak?” kuat apa? emang ini perlombaan angkat besi sampe ditanyain masih kuat ngak. Hahahhha. sumpah aku yang dengarnya langsung ketawa ngakak-ngakak di kursi. Belum lagi yang cewenya tiap mau masuk dan selesai manggil orang yang nampil pasti ngomong “yeyeyeye…” maksudnya apalah ini. Aduh nak…nak! Sini tak ajarin kau NgeMC dulu baru maju ke depan.

Udah gitu, yang anehnya lagi dari dua MC nonformal ini adalah, mereka meringkuk aja kayak ayam sakit di pinggir panggung. -_______-” tibalah kami yang gaul-gaul dari PPL Unsyiah yang protes kenapa MCnya ngak jalan-jalan malah berdiri ditempat yang paling sudut dan orang ngak bisa ngeliat penampakan mereka berdua. Hadeuh.. benar-benar harus ku tatar dulu ini MC berdua.

“Rul, coba qe bilang lu ama anak-anak itu suruh ke tengah panggung! Masa MC di pinggir gitu,” kata Kak Oya.

“Itulah rul, orang MC jalan-jalan nguasain panggung! Coba dulu qe bilang,” kata Rizki.

Udalah, karena aku geram banget-banget ngeliat MC nonformal yang lebih kaku dari MC formal, pergilah aku ke sebelah kanan panggung dan ngomong sama anak-anak MC itu untuk jalan-jalan di panggung. Ini panggung mereka lho, mereka MCnya! Masa iya mereka berdiri di pojokan paling pojok di panggung yang luasnya nauzubillahiminzalik itu. tau sendirilah panggung AAC itu sebijimana luasnya?

Nah, yang paling seru itu adalah saat kepala sekolah dan guru-guru naik ke atas panggung untuk nyanyi. Catat ya Nyanyi! bukan untuk salam-salaman ama anak kelas XII karna itu sudah dilakukan setelah doa. Hahaha. Panggung rame euy, lagu dangdut Terajana buat heboh gedung AAC. Semua panitia pada menggila di atas panggung, anak kelas XII juga pada naik semua. dan semua berjoget sodara-sodara! Kepala sekolah di depan dan mereka joget-joget gila. Hahahahhaa. Untung kami guru PPL kali ini dalam kondisi waras, jadi ngak ikutan walaupun musiknya menggoda banget untuk ngebuat kami joget-joget. Kalau kumat gilanya, mana peduli lagi, langsung naik ke atas panggung dan joget jempol disana. Hahahha

 

2

3

Lagi acara-acara, muailah narisis-narsisan guru PPL dari Unsyiah ini. Semua pengen kelihatan mukanya di Kamera Nikon D3100 ini. Kalau ngak ada mukanya dia, harus dilakukan adegan ulang untuk pemotretan tadi. Tambah lagi murid-muridku ini, mau kelas XII yang perpisahan, kelas XI sama aja! semuanya pengen eksis di depan kamera. Yasudahlah, akhirnya acara perpisahan lebih banyak dilalui dengan sesi foto-foto. Seperti yang satu ini!

image

Trio Kimia, Aida, Aku, Sastri

Yudo, Aku, Agung, Hafaz

siswa dan guru PPL

Inilah guru dan murid yang hampir sama …

PPL Unsyiah dengan Kepsek SMAN 11

Dengan bu Tien dan Jumiati (Siswa kelas XII)

Dengan Ketua Pengajaran, Pak Hamdani dan Bu Tien dari Kesiswaan

sinyaak

 

Advertisements

Terima kasih untuk komentar kamu. ☺♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s