Hingga aku tau alasanku mencintaimu

Cintaku mulai teralih, sesaat.
Hingga kutemukan lagi alasan yang membuatku mencintaimu dulu.

Bukan berarti aku tidak mencintaimu lagi.
Telah lama kukatakan pada semesta bahwa tiap tarikan nafasku hanya untuk mencintaimu.
Tiap degupan jantung ini hanya untukmu.
Selamanya.

Namun, aku harus merebah pada setia.
Yang telah kuberikan padamu dari seluruh waktuku.
Hingga aku tak tau, berapa lama jarum jam menghela detik untuk mengingatmu.
Hingga aku lelah, menghitung menit-menit yang kugunakan untuk mencintaimu.

Setiaku mungkin akan pudar, sejenak.
Tapi itu tak lama, hanya sementara.
Sampai aku temukan kembali alasanku mencintaimu, dulu.

Kuharap kau bersabar
Karna cintaku mulai teralih, sesaat.
Hingga nanti aku tau mengapa aku mencintaimu, dulu.
Dan alasan aku mencintaimu, selamanya.

Advertisements

Terima kasih untuk komentar kamu. ☺♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s