[Berani Cerita #22] Trapped!

“Apa yang kau lakukan Kim Na Eun?” teriak laki-laki itu saat melihat gadis itu menaiki tangga kelas. Gadis itu hanya diam, sampai selembar kertas bertuliskan ‘Skors’ diberikan padanya.

“Aku dijebak, Taemin-ah” ujar Naeun. Taemin menatapnya peralahan untuk memastikan peraktaan Na Eun.

“Aku dijebak,” ulang perempuan tersebut. Suaranya pelan dan bergetar. Perlahan tangan perempuan itu mengusap mukanya yang masih tertunduk.

Taemin hendak menenangkan Naeun, tapi perempuan itu langsung menarik tangannya pergi dari tempat tersebut. Susah payah lelaki itu mengikuti langkah kaki Naeun yang berjalan terburu-buru menuju tempat yang menyebabkannya mendapatkan hukuman tersebut.

“Di sana, aku melihat Sang Joo dipukul oleh Hae Mi dan Young Shil,” tunjuk Naeun begitu mereka sampai di ujung tangga lantai dua. Tempat itu jarang dilalui murid SMA Victoria karena terletak di ujung gedung kelas sepuluh. Taemin mendongakkan pandangannya mengikuti arah telunjuk teman sekelasnya itu.

Pemandangan dua hari yang lalu terlintas di mata Naeun seperti rol film yang diputar.

“Hae Mi-ah, sakit” jerit Song Joo diujung tangga. Namun, jeritan tersebut tidak mengendurkan genggaman Hae Mi pada rambutnya. Haemi terus memaksa gadis itu untuk naik ke ujung tangga lantai tiga.

“Yak, Cepat!” teriak Young Shil sambil menendang perut Soong Joo hingga membuatnya tersungkur di tangga. Gadis itu menjerit minta ampun pada dua temannya itu, tapi mereka tidak peduli.

“Mereka mengikatnya di ujung tangga ini,” ujar Naeun pada Taemin sambil mengusap anak tangga terakhir dan duduk di sana.

“Song Joo, kamu mau kulepaskan?” tanya Young Shil pada Song Joo. Gadis itu mengangguk cepat sambil sesungukan. Darah menetes perlahan di mulut bibirnya.

“Hisap ini,” suruh Young Shil. Song Joo menggelengkan kepala ketika melihat gulungan putih tersebut. Dimasukkan rokok yang sudah terbakar itu kemulut Song Joo meski gadis itu berusaha menolak.

 “Lalu apa yang kau lakukan?” tanya Taemin.

“Yak Kim Na Eun! Kau ingin bebas kan?” tanya Hae Mi dengan nada tinggi. Na Eun yang tadi hanya mengintip dari balik tangga lantai dua menjawab pelan. Young Shil memungut rokok yang diludahkan’bonekanya’ itu. Lalu diliriknya Na Eun, mengisyaratkan agar dia naik menemui Hae Mi.

“Na Eun-ah, kau mau bebas kan?” tanya Hae Mi sambil tersenyum. Na Eun mengangguk cepat. Hae Mi menyodorkan sebatang rokok pada anak buahnya itu, matanya melirik Song Joo.

“Na Eun-ah, jangan,” iba Song Joo. Na Eun tidak punya pilihan. Diambilnya rokok dari tangan Hae Mi lalu membungkuk di hadapan Song Joo.

“Song Joo-ah, hisaplah sekali saja,” pintanya pelan. Dengan tangan bergetar, gadis itu memasukkan rokok ke mulut Na Eun.

“Yak! Apa yang kau lakukan di sini?” suara berat Guru Uhm terdengar. Na Eun pucat pasi melihat dirinya tinggal berdua dengan Song Joo, sementara Hae Mi dan Young Shil tidak tau lagi dimana.

Note: cerita ini merupakan FansFiction yang diikutsertakan dalam Berani Cerita. Meski settingnya korea, tapi kali ini ngak menggunakan bahasa Korea seperti cerita sebelumnya, karna katanya susah untuk ngebaca. Hahaha.

Advertisements

10 thoughts on “[Berani Cerita #22] Trapped!

  1. hmmm, aku bingung, kenapa dua orang itu mem-bully Song Jo, kenapa Na Eun mau dipaksa dengan ancaman “kamu mau bebas, kan?”, dan kenapa dalam sekejap dua perempuan itu bisa menghilang…

  2. telinga saya biasa mendengar nama lokal. Jadi begitu disebutkan sebuah nama, misalnya sari, bayu, andi, maka saya langsung tahu jenis kelaminnya.. 🙂
    di cerita ini banyak pertanyaan. Kenapa si Song Joo sampai dibully? Dan kenapa dia ngotot banget supaya Song Joo menghisap rokok? Apa rokok itu bagian dari hukuman? Trus salah Na Eun apa sampai dia melakuln segala cara supaya bisa bebas? Bebas dari apa? Kenapa gak dilaporin guru aja?

    *jadi banyak pertanyaan ya? 😀

    • -_-
      iya, iya ngak diceritain kenapa dia dibully.
      ini kebiasaan nonton drama jepang sama drama korea. ngebully disana jadi tradisi.

      ada genk gitu, trus anak yang mau bebas dari pembullyan it harus cari mangsa baru, biar dia lepas.

      jadinya gini lah ceritanya kak.
      kayaknya kacau. hahahaha

      *makasih kakak masukannya*

Terima kasih untuk komentar kamu. ☺♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s