Liburan Ekspres (1); Selfie to The Max!

Ini adalah liburan super mendadak dan paling singkat yang pernah ada. Bahkan kalau di hitung jam, ngak sampe 24 jam untuk dikatakan liburan. Bayangkan aja, rencana untuk liburan baru ditentuin hari Jum’at dan itu antara jadi liburan atau ngak. Karena kabiro Metro Tv belum ngasih keputusan kalau anak-anak dikasih ijin libur atau enggak.

Akhirnya setelah kak Inta, reporter BKO untuk Aceh ngerayu-rayu dan minta ngak live besok harinya (Sabtu), akhirnya hati Kabiro luluh juga. Jadilah yang berangkat hari itu Kak Inta, Bang Zuchal, dan Bang Ayi. Ditambah aku sama Kak Fit. Lagi-lagi keputusan itu baru didapat jam 18.00 alias menjelang waktu berbuka puasa. Jadi persiapannya cuma dilakukan dalam waktu kurang dari 12 jam pulak. Wow!

Destinasi liburan ekspres kali ini adalah SABANG! Pulau yang menjadi titik 0 dalam ngukur jarak Indonesia. Jum’at malam kita mulai ngerencanain titik-titik mana aja yang bakal kita datangin dalam waktu kurang dari 24 jam di sana. Karena semuanya, kecuali Bang Ayi-Aku-Kak Fit yang udah lumayan sering ke sana, itu emang beneran berlum pergi ke sana dan pengen-setidaknya- menginjakkan kaki ke Sabang.

“Kalau ngak bisa lama, cuma sekedar nginjak kaki ke sabang juga boleh deh kak. Masa udah ke Aceh belum nyampe sana,” kata Kak Inta ke Kak Fit pas kita lagi nyiapin semua rencana perjalanan.

Tujuan kita di sabang kali ini adalah ke Tugu Kilo Meter 0 Indonesia, Benteng Penginggalan Jepang yang di Anoe Itam, Bungalow Fredies, dan Taman Kuliner. Semua tempat yang kita datangin itu adalah tempat-tempat wisata yang pernah dipopulerkan sama salah satu channel Youtube Jalan-Jalan Men!

IMG_20140714_225944

Pas mau naik kapal, kalo ngak selfie ngak afdhal

IMG_20140714_225953

Abaikan kakak yang pake jilbab hitam itu sodara-sodara

Akhirnya, Sabtu pagi setelah mengumpulkan segenap keberanian untuk minta izin sama mamak untuk pergi (lagi) ke sabang, aku dijemput jam 08.00 kurang dari rumah untuk jalan ke Pelabuhan Ulele. Kebayang pagi-pagi bangun untuk dapat kapal cepat biar kita juga cepat sampai di sabang. Setelah beli tiket (alhamdulillah ngak pake ngantri), kita langsung ke tempat kapalnya. Nungguin kapalnya yang baru akan berlayar jam 10.00 kurang dikit. Untuk tiket kapal cepat, kita sengaja ngambil kelas bisnis, harganya Rp 65.000 dan kita duduk di anjungannya langsung. 😀

 

IMG_20140712_132141

 

IMG_20140714_225924

Dan kami kalah sama yang pamer paha sodara-sodara *nyeseknya itu di sini*

Gitu sampe ke sabang, kita semua ‘panen’ garam. Gegara selama di kapal muka dan badan kita kecipratan air laut dan itu berasa orang abis olah raga. Paling parah itu bang ayi sama bang Zuchal. Muka sama tangannya penuh garam. Hahaha.

Tapi walaupun gitu, kita ngak lupa untuk selfian sepanjang perjalanan. 😀 Mulai dari nungguin kapal, di atas anjungan kapal sampai di tengah jalan. Yah walaupun ngak semua foto yang diambil itu foto selfie-an juga. Gegara keseringan selfie, kita malah sampe berniat buat beli tongsis biar fotonya lebih mantap.

Selfie di jalan menuju Km 0

Dan kegiatan selfie ini terus berlanjut hingga perjalanan pulang keesokan harinya, Minggu pagi. Lagi-lagi pagi-pagi buta kita dibangunkan hanya untuk mandi, dan (lagi-lagi) mengantri kapal. Jadilah jam 07.00 kita semua udah siap dan langsung cabut ke Balohan untuk naik kapal. Kali ini ngak harus ditampar-tampar sama angin, kita berlima naik kapal feri. Jadi ngak terlalu hoyong dan lebih agak santai. tapi tetep selfie itu tidak boleh dilupakan. 😀

IMG_20140714_223127

 

 

 

IMG_20140714_223243

IMG_20140714_223253

Advertisements

Terima kasih untuk komentar kamu. ☺♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s