Kenapa Tidak Dari Dulu?

Pengen banget nanya ke orangnya langsung, “Kenapa ngak dari dulu sih?” dan aku langsung goyah saat dikasih kebaikan bertubi-tubi. Ngak sanggup lagi ini hati nampung kebaikan dan semua hal yang gebetan berikan ke aku. Walaupun ngak seromantis ceritanya kak Dini yang dapat pacar di Sabang dan dicium keningnya pas tidur, tapi bolehlah untuk membuat saya berbunga-bunga selama liburan akhir minggu kemarin.

Ceritanya akhir minggu lalu, kita bareng-bareng merangkat ke Sabang untuk liputan lomba diving dan upacara pengibaran bendera bawah laut pas 17 Agustusan. Lumayan lah kerja sambil liburan, hehehe. Kalau untuk aku sih liburan yang utama dan jangan sampai kerja mengganggu liburan, kata Dika.

Kalau kata kak Ika dulu paling enak kerja kalau ada gebetan di samping. Yaiyalah kak. Sepakat banget aku sama kakak. Apalagi kalau sang gebetan itu memperlakukan kita dengan sangat-sangat baik, berasa nginjak awan. Hahahhaha. Dan itu baru terasa sekarang. Sekarang ya gaes, setelah tiga bulan saya tertatih-tatih bawa perasaan ini ngak menentu kemana. Yah, aku ngak jadian juga sih sama si gebetan tersayang. Cuma dapat porsi perhatian yang sedikit lebih baik dari masa lalu. Hahahhaha.

Jadilah kita sabtu sore saya dan beberapa teman lainnya usai liputan persiapan untuk upacara 17 agustusan kita langsung ganti kostum dan nyemplung ngak pake komando di pantai paling barat Indonesia itu. Pantai Gapang gaes! Walaupun ngak ada si gebetan juga sih, tapi tetap seru untuk menikmati kebersamaan dengan abang-abang dan seorang kakak saya itu. Momennya itu loh yang terlupakan banget.

Malam minggu lah yang memulai cerita panjang yang ngak penting itu. Pas awalnya kita ditinggal oleh rombongan yang harus nginap di Kota Sabang, sementara enam orang lainnya tetap nginap di bungalow dengan pemandangan pantai, Ajib! Dan momen paling ngak penting itu adalah pas Dika ngirim pesan buat nyari sepatu yang dengan tidak sengaja dia tinggalkan di lokasi acara, dan membuat diriku balik lagi buat nyari sepatunya dia. Eeh tapi ngak lama setelah itu, sang gebetan tercinta (buset kali nulisnya tercinta) datang untuk nyari yang sama juga.  Mulai dari situlah dia mau bicara yang betul-betul bicara dengan aku. Mau untuk bercanda dan membuat suasana cair. Dan itu ngak tau lagi gimana cara deskripsikan suasana pas sama-sama dia. Bener-bener yang ngak pernah ada suasana seperti itu sebelumnya. 

Sabang dengan segala ceritanya. Dan mistik yang kenceng banget. Sampai-sampai bisa mendekatkan aku sama si abang itu. Hahahaha. Ngak cukup cerita pas di depan kamar aja. Gitu juga pas kita naik ke kota untuk cari makan. Seseorang yang biasanya ngak pernah dianggap sama sekali di mata dia, tiba-tiba mulai diajak untuk bercanda dan mengobrol layaknya sahabat dekat. Mulai dicoba untuk digeerin, mulai ngak protes pas aku duduk di samping dia, mulai bisa untuk dibecandain suka hati dia, mulai coba buat bully aku, dan dengan santai aja ngobrol tentang pacar aku. Dan ini bener-bener kondisi yang sama sekali ngak akward dibanding tiga bulan pengejaran yang jor-joran itu. 

Dan yah muncul lagi pertanyaan “Kenapa ngak dari dulu aja? Kenapa pas aku udah punya pacar?” Jawabannya cuma satu, karena aku punya pacarlah makanya dia berpikir aku ngak akan kegeeran dan merasa diphp dengan segala perbuatan baiknya si gebetan ini. Karena dia memang baik dan berusaha untuk menjaga hati aku yang ngak bedanya dengan pasir-pasir pantai itu. 

Pertanyaan ‘Kenapa ngak dari dulu aja’ pun akhirnya terjawab dengan pernyataan terima kasih yang tulus buat kamu. Ya aku hanya memastikan apakah aku bisa mendapatkan tempat di hati kamu tiga bulan lalu. Terima kasih untuk kesempatannya. Kamu sangat baik 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Kenapa Tidak Dari Dulu?

Terima kasih untuk komentar kamu. ☺♥

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s