Apam, Keunduri Bulan Penanda Puasa

(Diterbitkan di portal islamindonesia.id pada hari Selasa, 15 Juni 2015)

Matahari belum lagi sepenggal saat beberapa perempuan paruh baya berkerumun di halaman rumah Nuraini. Seperti pasukan semut yang tangkas, sebagian tengah sibuk membakar batok kelapa untuk dijadikan bara api. Sebagian lainnya sibuk meramu adonan kue apem dalam sebuah ember besar hitam.

Hari itu menandai hari ke-44 meninggalnya Nuraini. Para perempuan desa sejak pagi sudah berada di rumah duka untuk membakar apem di sebuah tungku besar.

Continue reading